Kamis, 08 Februari 2018

DAMAL



Diresmikan pada tahun 1982 oleh Wakil Presiden Bapak Adam Malik, sayang prasastinya udah diberi layer depan cat semprot oleh oknum siswa yang terlalu girang karena lulus sekolah. Prasasti ini diletakkan pada monumen batu gajah yang diatasnya ada patung pak tani yang gede banget lagi ngangkat cangkul, pake celana ga berbaju dan menggunakan caping khas petani Indonesia.

Patung ini merupakan salah satu icon Wisata Desa Kuro Tidur yang berada di Lokasi Dam Air Lais Desa Kuro Tidur Dusun IV

Bendungan ini mengairi 6.000 Ha tanah pertanian dan perikanan di desa Kuro Tidur, Desa Sido Luhur, desa Marga Sakti, Desa Tanjung harapan, Desa Tambak Rejo, yang berada di 2 kecamatan, yaitu kecamatan kota Arga Makmur, dan kecamatan Padang Jaya.


Saat ini, bendungan Dam Air Lais juga dimanfaatkan sebagai tambang pasir sungai oleh warga sekitar bendungan. Lumayan, membantu menjaga kedalaman area genangan. Karena kalau tidak, setiap musim hujan, banjir kiriman dari Taman Nasional Bukit Barisan akan mendangkalkan area genangan ini dan nyelonong kaya Tsunami.

Iya sih, di Internet banyak berita bahwa DAM air Lais ini merupakan wilayah kecamatan Padang Jaya, tapi percayalah, ini masih dalam kecamatan kota Arga Makmur walau pembangunan jalan dan sebagainya belum ada sejak kemarin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar