Senin, 06 Maret 2017

langkah mendirikan karang taruna

Karang Taruna merupakan sebuah organisasi kemasyarkatan, yang sebenarnya merupakan program resmi dari Pemerintah yang tertuang dalam Undang - undang, sehingga hendaknya sebuah organisasi juga harus memiliki legalitas dan proker yang jelas sehingga perlu disiapkan beberapa aspek. Lebih jelasnya lihat pedoman dasar karang taruna.
1. Musywarah Pemilihan
Hal yang paling mendasar tentunya dalam pendirian karang taruna melakukan rapat atau musyawarah pemilihan pengurus Karang Taruna yakni pemilihan Ketua dan Pengurus Karang Taruna. Perlu ditekankan adanya suatu musyawarah untuk mufakat untuk menemukan pengurus yang berkompeten, bukan hanya sekedar voting. Voting dapat dilakukan jika memang tidak adanya suatu kesepakatan. Beberapa hal yang perlu dipersiapkan dalam musyawarah pemilihan yakni susunan acara meliputi penentuan dewan kehormatan, pengajuan kandidat, kampanye calon (penyampaian profil, visi misi, proker), musyawarah itu penentuan, pembacaan struktur organisasi, aturan dan tata tertib. Persiapan ini dapat dilihat pada teks moderator pemilihan pengurus Karang Taruna Beringin Jayo. Jika ingin acaranya padat dapat mempesipkan pula teks serah terima jabatan dan berita acara (naskah) serah terima jabatan.
2. Visi dan Misi
Visi merupakan tujuan yang akan dicapai suatu organisasi, sedangkan misi cara - cara untuk mencapai misi tersebut. Visi misi kami sekarang ini lebih pada peningkatan SDM dan pengabdian masyarakat. Lihat visi misi karang taruna Beringin Jayo
3. ADART
Anggaran Dasar dan Anggran Rumah Tangga (ADART) karang taruna bisa disahkan hingga level Desa, kebetulan punya kami hanya sampai tingkat RT.
4. SK
Surat Keputusan (SK) juga disahkan sampai tingkat Desa. Selain itu SK juga berisi struktur organisasi.
5. Struktur Organisasi
Struktur yang ada di Karang Taruna kami yaitu Penangungjawab (Kepala Desa/ Ketua RT), Pembina, Ketua, Wakil, Sekretaris, Bendahara, Seksi humas, Seksi konsumsi, Seksi Dokumentasi dan Publikasi. Silahkan sesuaikan dengan kebutuhan.
6. Kelengkapan Adminisrasi
Kebutuhan administrasi antara lain: Presensi anggota, Iuran anggota, kocokan arisan tempat, Surat undangan kumpulan (rapat), teks sambutan tuan rumah, teks sambutan ketua karang taruna, teks sambutan ketua RT, teks pembawa acara rapat, teks moderator rapat, teks do'a penutup. Diharpakan dengan adanya teks- teks tersebut semua anggota karang taruna dapat belajar mengisi acara pada acara kumpulan rutin. Di tempat kami tidak ada arisan uang, yang ada adalah arisan tempat, pembawa acara, moderator, dan do'a, sehingga lokasi kumpulan selanjutnya dapat ditentukan.
7. Program kerja
Program kerja secara umum dapat dibagi menjadi tiga yaitu proker rutin, tahunan, dan stimulan.
Program kerja rutin (bulanan) yaitu kumpulan rutin yang berisi rapat atau edukasi, membersihkan mushola, kerjabakti.
Program kerja tahunan yaitu: Lomba 17an, malam tirakakatan kemerdekaan RI, pemasangan umbul - umbul dan spanduk, pemasangan spanduk idul fitri. Bisa ditambahkan kegiatan halal bihalal dan ulang tahun karang taruna.
Program Situasional adalah bentuk kegiatan lain yang bisa diadakan secara tiba - tiba misal Gotong royong pada kegiatan tertentu, acara nikahan, pembuatan plang jalan, pembuatan papan nama gang, melengkapi kebutuhan mushola, menjenguk orang sakit dan lain - lain.
Jika Program situasional memang akan dilaksanakan bisa dimasukan pula dalam rancangan program kerja selama setahun kedepan.
Jika semua kebutuhan administrasi diatas sudah lengkap maka dapat di umumkan kepada seluruh anggota dan elemen masyarkat yang terlibat seperti warga, kepala desa dan perangkat, ketua RT setempat dan pemuka agama. Hidupnya suatu organisasi dapat dilihat dari karyanya. Maka karang taruna akan terus selalu eksis jika terus melakukan kegaitan seperti kumpulan rutin dan proker lainya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar